Serial Marketing #2 : Pentingnya Penamaan Produk

Dear Netter,

Dalam mini series kedua kali ini saya akan membahas tentang Pentingnya Penamaan Produk.

Seberapakah pentingkah sebuah nama produk untuk meningkatkan omset penjualan kita??

Jawaban saya sangat PENTING. Kenapa begitu??

Karena nama itu adalah bagian penting untuk meningkatkan Brand Awareness

Apa itu Brand Awareness??

Brand Awareness adalah kemampuan calon pembeli atau konsumen untuk mengenali kualitas khas atau citra merek tertentu barang atau jasa

Ya tentu saja semakin tinggi Brand Awareness yang baik dari konsumen terhadap produk anda maka semakin cepat pula Citra Positif dari produk anda menyebar kemana-mana dan otomatis ini akan mendongkrak omset penjualan anda.

Saya ambil suatu contoh beberapa Produk untuk disebutkan, misal saya sebutkan Air Mineral maka anda otomatis secara cepat mayoritas akan menjawab AQUA, jika saya sebutkan Pasta gigi maka kebanyakan juga akan langsung menjawab Pepsodent. Kalo saya bilang Gigi Sensitif maka otomatis yang ada di benak anda adalah Sensodyne

Nah bukan saya bermaksud Promosi produk2 tersebut di atas. Tapi saya hanya ingin mengatakan bahwa produk2 tersebut tadi berhasil membuat Brand atau Merk mereka naik ke satu level yang tinggi dalam sisi Brand Awareness.

Dan untuk membangun hal itu butuh waktu yang lama tidak singkat. Wah berarti kalo saya bangun dari awal lama donk??? Nah bukankah perjalanan ribuan mil itu dimulai dari 1 mil langkah pertama. Kalo anda tidak memulai dari sekarang kapan lagi??? Yuk kita kupas lebih detail.

Saya salah satu orang yang cukup doyan untuk berwisata kuliner alias Doyan Makan. Saya selalu tertarik untuk mencoba berbagai macam makanan dengan nama Unik. Misal di Surabaya ada yang namanya Rawon Setan, Rawon Kalkulator, Mie Akhirat, Bebek Mercon, Mie Jemblung, dll.

Bukan berarti saya makan Rawon Setan itu ditemani Setan2 lho ya… Malahan kalo makan disana banyak Bidadari2 cantik lho hehehehe… Dan bukan juga makan Rawon sambil bawa kalkulator apalagi makan Bebek dicampur Mercon hahahaha….

Nama mereka UNIK.. Inilah yang membuat Konsumen Tertarik…

Jadi skema singkatnya begini..

Nama Produk anda kelihatan UNIK –> Konsumen PENASARAN untuk nyoba/beli –> Ternyata benar2 ENAKK/BAGUS –> Konsumen akan INGAT nama Produk tersebut –> Konsumen akan datang lagi untuk beli –> Konsumen mereferensikan kepada teman dan keluarga –> dan siklus ini terus berputar…

Lha terus klo nama sudah UNIK tapi ga laku2.. Berarti ada yang salah dengan Produk anda?? Silahkan koreksi apa kelemahan produk anda dibanding kompetitor yang lain.

Oke deh biar lebih gampang saya kasih ilustrasi ya.

Suatu waktu saya datang ke sebuah Restoran yang baru buka. Desain interior ruangannya cukup bagus dan tentu saja hal pertama yang ingin saya lihat adalah buku menunya.

Setelah saya melihat2 buku menu saya merasa tidak ada yang istimewa begitu juga dengan teman saya yang ikut makan bersama saya.

Disitu tertulis Steak Sapi, Steak Ayam Crispy dan dibagian minuman ada Juice Jeruk, Juice Alpukat dan beberapa minuman standar lainnya. Alhasil saya milih ya asal2-an karena tidak terlalu menarik bagi saya. Pilihan jatuh di steak Sapi dan Juice Jeruk kesukaan saya begitu juga dengan teman saya yang memesan item yang sama cuman ditambah juice Alpukat.

Kami sebenarnya cukup terkesan dengan Rasa dari masakan yang mereka sajikan, tapi menurut saya kok sayang sekali ya mereka tidak cukup baik memberi nama yang lebih baik untuk produk2 yang mereka jual.

Beberapa waktu kemudian saya dan teman saya yang lain kembali berkunjung ke Restoran ini. Tidak banyak yang berubah, desain tetap enak dipandang. Dan tiba saat memesan masakan saya cukup terkejut karena Menu mereka sudah berubah.

Mereka tidak lagi menulis Steak Sapi tapi menggantinya dengan Original Delicious Beef Steak, mengganti Steak Ayam Crispy dengan Crunchy Barbeque Chicken Steak.

Tidak ada lagi Juice Jeruk yang ada Fresh California Orange Juice, juice alpukat sudah terganti dengan Avocado Green Yummy juice.

Yup tentu saja teman saya yang baru pertama kali datang ke tempat itu sangat antusias untuk memesan dan bertanya. Ini apa ya kok namanya lucu ada yummy-nya?? Padahal dalam hati saya sudah tau ini pasti produk yang sama cuman berbeda nama saja. Yes tentu saja anda sudah tau ending dari cerita ini bukan.

Intinya BEDA nama akan membuat Beda KELAS dan KUALITAS walaupun sebenarnya itu produk yang sama.

Saya mau kasih contoh penerapan ya untuk bisnisnya rekan2.

Misal ada yang berjualan HandyCraft Jepit Rambut berwarna biru.

Produk anda bagus dan kelihatan bersinar keren deh kalo dipakai dirambut.

Ntar kalo jualan misal di FB ataupun Website ataupun toko jangan dijual dengan nama Jepit Rambut (Color Blue)

Apalagi udah dikasih gambar tapi JUDULNYA begini : Ready Stock Jepit Rambut Unik (Blue)

Coba diganti dengan ini .

READY Stock Blue Sparkling – Cute HairPin

Maksud sama tapi kelas jadi beda. TASTEnya juga jadi naik 🙂

Saat taste jadi naik maka anda bisa naikkan harga menjadi berlipat2 dengan barang yang sama.

Nah lho apa laku kalo jual lebih mahal?? Nanti dibeberapa seri berikutnya saya akan bahas mengenai “PERANG HARGA Murah Pentingkah??”

Ok sekian mini series marketing yang kedua dari saya. Semoga bermanfaat untuk semua dan jualannya makin laris semua ya.

Untuk seri #3 saya akan membahas tentang “Perang Harga Murah Pentingkah??” Stay tune di tulisan saya berikutnya ya 🙂

Bagi yang ingin mengintip tulisan saya di Seri Marketing #1 mengenai Kemasan / Penampilan Produk silahkan cek di Article Feed saya

P.S: Jika bermanfaat silahkan untuk dishare/dibagikan agar saya juga makin bersemangat untuk menulis seri berikutnya.

Dan silahkan tinggalkan komen jika ingin di-tag di seri selanjutnya supaya tidak ketinggalan mendapatkan update terbaru mini series selanjutnya

Salam Profit

Kristian Praba Raditya

Follow me on IG : @YanPraditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *